Pilih Cinta Yang Bergaransi Atau Hanya Sebatas Mimpi?
foto:google |
Setiap makhluk yang
berakal dikaruniai cinta oleh Sang Kuasa. Ialah manusia. Wajar saja, manusia berlabel makhluk paling
sempurna sejagad raya. Bahkan setan saja disuruh menyembah manusia di kala
tuhan menciptakannya. Ini seakan memberi keistimewaan dibanding makhluk tuhan
yang lainnya. Lantas, masih ragu dengan perlakuan khusus dari tuhan ini??
Secara sadar, kita akan merasa sebagai makhluk adidaya.
Dengan bumi tempat mengekspor segala isinya, segalanya seakan dapat dimiliki
bahkan dikuasai secara pribadi. Namun
kesadaran yang terbersit dalam pikiran hanya sebatas sadar bahwa usaha
kitalah yang berandil besar menerima upah atas apa yang kita miliki. Kita lupa,
esensi kepemilikan segalanya yang ada di bumi ini hanya titipan semata
dari-Nya.
Sama halnya dengan cinta. Pembuka di awal kurasa sudah
sedikit memberikan suntikan dogma terkait segala hal yang kita punya. Jika
ditanya, semua orang punya cinta. Dan aku sendiri jika ditanya akan menjawab
demikian. Aku punya cinta, termasuk cinta kepada keluarga, cinta kepada Nabi
Muhammad, terlebih cinta kepada sang Khalik. Ini wajar dan lumrah. Kita
manusia. Punya hak atas cinta seperti di atas.
Namun kali ini kita akan nge-bahas cinta kepada lawan jenis.
Ada yang bisa jelasin makna cinta? Di postingan yang lalu aku sudah memberikan
beberapa penjelasan terkait cinta. Namun kali ini tak mau mengulang materi.
Cukup buka aja di sini aku yakin bagi kalian yang menginjak usia di atas 15
tahun pasti ngalamin yang namanya cinta kepada lawan jenis. Ini pasti. Karena
tuhan telah mencurahkan rahmat cinta kepada kita, setiap manusia.
Jika ada dua pilihan, memilih jatuh cinta atau membangun
cinta, mana yang kamu pilih? Sesuai dengan ahli kata mutiara cinta (Salim A.
Fillah), ia akan pilih membangun cinta karena cinta kita akan menjadi istana,
tinggi menggapai surga. Dan aku sependapat dengan dia.
Jika memang pilihannya adalah membangun cinta, maka itulah
yang tepat. Karena siapapun yang berani mengutarakan cinta kepada lawan
jenisnya, tentu ada dua kemungkinan. Cinta karena nafsu, atau cinta karena
Allah.
Sebagai tersangka yang pernah menyelami percintaan dunia
remaja, aku paham betul. Kalian juga begitu. Kita tak perlu membohongi diri
atas perlakuan yang dilakukan di saat cinta bersemi di antara pasangan kita.
Segalanya seakan indah-indah saja. Bahkan ada yang bilang, DUNIA SERASA MILIK
BERDUA. Ini apaan coba? Maksudnya apa? Noh kita cuma numpang di dunia
ini….pikir!!! jika salah satu dari mereka ada yang mati seketika, apa masih
berpikir bahwa dunia ini milik berdua???
Walaupun aku bukanlah insan yang suci dari dosa, bahkan amalku juga tak sebanyak para ulama, atau ibadahku yang tak sesempurna nabi kita, setidaknya kita harus berusaha. Bagaimana caranya agar terhindar dari dosa, terkhusus dalam hal cinta.
Salah satunya dengan membenarkan cinta kepada pasangan yang
belum tentu menjadi istri halal kita. Cintailah seseorang sebagaimana kamu
mencintai saudaramu. jangan berlebihan hingga mencederai ketentuan yang sudah
digariskan. Contohnya, jangan gara-gara cinta kepada pasangan sampai melalaikan
hubungan vertikal kita kepada tuhan. Ini sering terjadi. Dan aku juga pernah.
Bahkan sering. Makanya, aku ingatkan kepada siapa saja yang merasa memiliki
pasangan di dunia ini namun belum halal, maka nikahilah segera. Biar nikmat
dikala hendak mengeksplorasi cinta yang kita punya.
Jika kamu tak bisa menjaga gejolak cinta yang semakin
menggerogoti keimanan namun belum siap menikahi, cukup doakan dan sibukkan diri
dengan aktivitas bermanfaat. Doakan agar cinta yang diberi tuhan terjaga hingga
saatnya tiba. Karena cinta yang suci akan terjaga jika dibalut dengan butiran
doa selepas beribadah kepada-Nya.
Jika sedang kuliah, ini lebih mudah. Fokuskan diri untuk
menyelesaikan kuliah. Maka tak ada peluang bagi kita untuk memikirkan tentang
cinta kepada pasangan. Karena akan sangat mengganggu jika waktu belajar terbagi
dengan bermesraan bersama pasangan yang belum tentu menjadi teman hidup kita.
Sehingga menjaga cinta dengan doa itu akan lebih indah
ketimbang mencurahkan cinta yang tak dibalut dengan rasa takut kepada tuhan.
Apalah yang kau dapat dengan pasanganmu setelah menghabiskan waktu berduaan?
Gak ada kan? Paling banter dosa. Bener gak? Hahaha.
Maka, sebelum menyesal dikarenakan cinta yang salah, lebih
baik undur diri dan niatkan dalam hati. Bahwa cinta akan indah jika datang pada
waktu yang tepat dan halal. Karena bnayak yang menyesal bertahun-tahun mendewakan
cinta, toh kesedihan dan kehampaan lah yang dirasa kemudian. Sebaiknya hal ini
tak harus terjadi, bahkan terulang kembali.
Maka, jagalah cinta yang diberikan tuhan kepada kita dengan
butiran doa di setiap harinya. Jika orang yang kita harapkan nantinya menjadi
pasangan halal kita, tentu ia akan datang. Namun jika ia tidak datang, berarti
itu bukan jodoh.
Sandarkan kecintaanmu pada pasangan seperti rasa takutmu kepada Tuhan. Toh semua akan indah pada waktu yang telah ditetapkan. Karena tuhanlah penguasa hati manusia.
Pilih Cinta Yang Bergaransi Atau Hanya Sebatas Mimpi?
Reviewed by Bamzsusilo
on
Rabu, Mei 18, 2016
Rating:
Post a Comment