Sahurku Prematur


Puasa pertamaku berjalan mulus. Walaupun aku tidak bangun untuk sahur. Yah, setidaknya aku harus mampu menjalankan puasa hingga sang fajar tenggelam. Dan mission complete. Alhamdulillah. 

googel
Walaupun tidak sahur, aku tetap bersemangat. Mungkin itu yang dinamakan berkahnya berpuasa. Walaupun sedang dalam keadaan lapar dan dahaga, tetap kuat menjalankan aktivitas sehari hari. Karena aku bekerja full dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Sehingga daya tahan tubuh harus tetap fit dalam melayani customer Omline.

Padahal di malam harinya aku sudah berpikir akan makan enak di waktu sahur. Biasanya jika sedang malas masak, aku makan di warung Sunda langganan. Selain menunya yang beragam, rasanya yang lumayan, harganya juga tidak buat kantong jebol. Pilihan yang tepat.

Lagipula ibu Warung Sunda memang buka pada saat jam berbuka puasa dan waktu sahur saja. Semoga berkah ya bu dagangannya. Amiin.

Sahur Sebelum Tidur
Rencana esok tidak akan sama. Aku akan sahur sebelum tidur. Walaupun sunnahnya melambatkan makan sahur. Namun karena melihat kondisi fisik yang tidak memungkinkan jika sudah tidur dan akan susah untuk bangun kembali. Maka rencana sahur di penghujung imsak akan sangat sulit direalisasikan.

Aku kapok ketika berpuasa tidak sahur. Selain menghindari terkena penyakit asam lambung, aku juga harus tetap menjaga daya tahan tubuh. Jomblo itu harus kuat, karena selain harus makan sendiri, nyuci sendiri, tidur juga sendiri. Makanya tahun depan doakan ya semoga makan sahurnya sudah dihidangkan oleh kekasih tersayang (istri halal)

Satu lagi, perihal sahur, lagi lagi aku merindukan masakan mamak di kampung. Walaupun hanya sebatas telur sambal di dadar ditambah sayur kuah bayam, sudah menjadi menu spesial layaknya resoran bintang tiga. Karena rstoran manapun takkan mapu menyamai kualitas rasa dan racikannya.

Semoga kelak aku menemukan wanita yang mahir memasak. Tak hanya memasak air panas dan nasi di rice cooker aja, tapi juga masak masakan yang lebih sulit lagi penyajiannya. Contohnya masak opr ayam, daging rendang, spageti udang, nasi goreng gila kayak di Kebon Sirih Menteng dll. Pokoknya yang agak susahlah. 

Oke, mungkin curhatan sahurnya cukup sampai disini. Mau siap siap taraweh. oiya, jangan lupa bangunin sahur ya. Karena pinomat minum pun jadilah. Biar gak apa kali menahan rasa lapar dan dahaga saat gak bangun sahur. Kamu tahulah rasanya. Hehehe.

#29haringeblog
#ceritaramadanku
#ceritaramadanbamzsusilo
Sahurku Prematur Sahurku Prematur Reviewed by Bamzsusilo on Kamis, Mei 17, 2018 Rating: 5

12 komentar

wenymayasari mengatakan...

Cie admin lagi nyari yang bangunin sahur

wenymayasari mengatakan...

Cie cie admin kapok gak sahur

wenymayasari mengatakan...

Cie cie admin kapok gak sahur

Bambang Edi Susilo mengatakan...

Hehe, bangunin besok ya wen..

almi hidayat mengatakan...

Pulkam mbeng... ingat kampung, lupakan kisahnya... ^_^

Bambang Edi Susilo mengatakan...

Selowlah al. Ada waktunya pulang

Ade Hidayati mengatakan...

hahaha....prematur ya bg, kasiannya yg gak sahur, dhe ada punya temen koki handal bisa buat nasgor gila kaya dikebon sirih tuh, mau dikenalin? tapi anak nya udah 5, abg sekalian berjihad lah, hitung2 menolong anak yatim :)

Lita Maisyarah Dechy mengatakan...

Gak ada yg bangunin sahur? Makanya nikaaahh!! Hahahahahhahaha *evil laught

Bambang Edi Susilo mengatakan...

Oke kenalin ya dhe kokinyaa.

Bambang Edi Susilo mengatakan...

Iya kak lita, doain yaa.

safitri andriani nst mengatakan...

Curhat nih bang beng 😂😂

Bambang Edi Susilo mengatakan...

Iya safit. Curhat kwkwkw..

Post AD

home ads