Resolusiku Untuk Bermetamorfosa

Tahun baru emang buat aku seneng banget. Karena tahun baru berdekatan dengan hari dimana aku di tetaskan ke bumi. Dua hari yang bisa dibilang sangat krusial bagi diriku maupun orang yang lagi baca ini. Biasanya kita ketika tahun baru pasti berharap yang muluk-muluk untuk ke depannya. So, aku juga gak mau ketinggalan ni. Tulisan ini terinspirasi dari seseorang yang banyak memberikanku inspirasi, baik dari ejekannya, leluconnya, keseriusannya, semangatnya. Yah, dia begitu ambisius dalam mengejar impiannya. Sehingga predikatnya saat ini sebagai mahasiswa dengan terpaksa ia gadaikan dengan karirnya.

Memang sih kuliah penting juga, tapi coba bayangkan jika kita cepat-cepat tamat kuliah lalu bingung mau kerja apa?? Wayo... pening kan. Mungkin orang yang menginspirasiku ini berpikiran seperti itu. Aku sempat ingat kata sambutannya ketika ia masuk ke kelas aku ketika beliau promosi tentang suatu organisasi intra yang ada di kampus. Dia bilang bahwa kuliah di IAIN tu sulit dapat kerja, di pasar harga lulusan IAIN masih kalah dibanding UNIMED dan USU. Mau kerja apa ntar kita, penerimaan PNS guru uda diborong oleh S.Pd nya UNIMED. Makjang, kala itu hatiku terasa dicambuk, jadi galau tingkat tinggi. Dalam hati, betul juga yang dibilangnya. Jelek-jelek gitu, bagus juga omongannya. Pikirku dalam hati. Kwkkwkw, maaf bg gantian ku hina.

Akhirnya kuputuskan semester 2 aku nyemplung ke dalam jurusan baru. Awalnya kuliah di dua jurusan secara bersamaan emang sangat sulit. Sama-sama ada jam kuliah, tugas, ujian. Gak ada bedanya lah pokoknya dengan kuliah aku di PGMI. Pernah sih terjadi pasang surut. Maklumlah masih labil kala itu. Wajar lah semester 2, kira-kira 18 tahunan gitu umurku. Tapi akhirnya setelah beberapa tahun bermetamorfosa, aku semakin sadar, kuliah gak ada gunanya kalau cepat-cepat tamat tanpa bawa ilmu. Setuju gak bro n sis? Semua pasti setuju.

Apa yang mau kita kasi untuk anak-anak bangsa jika kita gak punya ilmu yang mau kita kasi. Memikirkan hal itu bisa gak makan 1 minggu gara-gara merasa bersalah. Memang sekarang aku uda berbaring di semester menuju 6, karena telah menyelesaikan Ujian Akhir di Semester 5. Tampaknya kuliahku di jurusan PGMI tidak terganggu akibat jurusan Jurnalistikku. Keduanya tetap jalan seimbang. Hanya saja aku mencoba untuk mensinergikan antara keduanya agar harmoni. Bagaimana mereka dapat bersahabat dan menjalin kerjasama untuk kesuksesan diriku. Memang sangat sulit menggabungkan antara ilmu pendidikan untuk anak SD dengan ilmu jurnalistik. Wah, bisa pecah tu kepala bayanginnya.

Namun aku bukan orang yang lemah dalam menghubungkan sesuatu. Manusia aja dapat dihubungkan. Hehe, menyinggung dirinya yang lagi tersenyum di balik layar kaca saudariku “YN”.  Apalagi ilmu. Sangat gampang. Keduanya kan sama-sama disiplin ilmu. Sedangkan ilmu itu memiliki kebenaran yang satu, hanya berbeda dari segi bidang kajian dan  karakteristiknya saja. Untuk tujuan ya sama saja. Tujuannya untuk menambah wawasan keilmuan jika dipelajari. Kagak susah kok. Kita hanya perlu menggunakan memory slot otak kita yang memiliki kapasitas menyimpan data tak terhingga.

Lari dari jalur ni pembahasan kita, tadi di awal kita membahas tentang harapan atau resolusi. Bagi aku harapan ke depan apa ya. Awalnya sih masih bingung mau ngapain 2 bulan ini(libur semester). Tapi setelah diproyeksikan dengan sahabat aku bemby* di 2012, akhirnya muncul tu resolusi di 2013.

Januari:
  • Menyelesaikan revisi naskah Antologi “Andai Aku Jadi” yang akan dibukukan bersama tulisan mahasiswa IAIN lainnya.
  • Menyelesaikan LPJ Perekrutan Kru Baru Dinamika Ang. II, kala itu aku menjabat sebagai sekretaris panitia. Jadi kewajibannya ya buat LPJ.
  • Launching naskah pertamaku yang dibukukan dalam Buku “Andai Jokowi Jadi Presiden”. Udah terbit sih akhir Desember, tapi belum ada duit kemaren nebusnya. Jadi ru bisa sekarang di Januari dipesan ke penerbit. Yang mau pesan bukunya dapat diskonlah 2%. Hahaha.
  • Berpartisipasi dalam “Mukel” Musyawarah Keluarga LPM Dinamika IAIN SU di Tangkahan, Kab Langkat. Asyik jalan2 lagi. Mukel tu seperti mubes law di organisasi lain. Agendanya pembacaan LPJ setiap Divisi dan Panitia Acara, Pemilihan Pengurus/Dewan Pimpinan dan bedah AD & ART serta perumusan progja.
  • Planning mau buka usaha di depan rumah, seperti Jual Es Sop Buah dan Es Cappucini Cincau. Karena galau juga ni gak ada pemasukan selama liburan.
  • Mengikuti lomba Cerpen lagi. Jika menang ya dibukukan secara Cuma-Cuma. Lumayankan. Ada 3 lomba cepen di Januari ini. Tergantung kemampuan untuk partisipasinya.

Februari:
  • Berhubung masih liburan, pengennya jalan-jalan ke luar kota kayak Pantai Kuta, Pantai Losari, Dufan, Borobudur, GBK, Gunung Bromo. Mumpung ada kenalan di sana.
  • Penulisan novel “Andalas Community”, AC adalah gabungan dari Anak IPA 1 Unggulan yang berjumlah 19 orang dengan berbeda karakter dan kemampuan  ketika di MAN Kisaran. Setelah 3 tahun bersama dalam rumah asri di pojok barat gedung samping Ruang TU sejak kelas X-XII gak lengkap jika hilang begitu saja tanpa dokumentasi seperti dinarasikan ke buku atau novel. Dibantu ya personel Andalas, minimal 1 orang 1 naskah. Ntar kita diskusikan temanya.
  • Rencana Liburan ini juga mau ngadain Reuni Andalas. Tapi masih menunggu waktu yang tepat.
  • Sementara itu aja dulu, alna belum di rapatkan lagi dengan sahabat Bemby.

*adalah jati diriku ketika di sekretariat LPM Dinamika, seperti panggilan akrab.


<photo id="1" />
Resolusiku Untuk Bermetamorfosa Resolusiku Untuk Bermetamorfosa Reviewed by Bambang Edi Susilo on Thursday, February 06, 2014 Rating: 5

No comments

Post AD

home ads